- Posted by : Admin
- on : July 28, 2026
GOWA – Dalam rangka peningkatan mutu tata kelola kelembagaan serta pelestarian alam, Kepala MAS Madani Alauddin, Rustan, beserta jajaran kepala madrasah lainnya menghadiri Rapat Koordinasi Terpadu tingkat Kabupaten Gowa yang diselenggarakan di Pesantren Bahrul Ulum, Kecamatan Pallangga, Selasa (28/07/2026). Rapat strategis ini turut dirangkaikan dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Madrasah Adiwiyata.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh H. Jamaris selaku Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gowa, jajaran Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad), serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gowa yang diwakli oleh Andi Abdul Aziz selaku Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan dan Pertamana Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gowa.
Fokus utama dalam agenda ini adalah penguatan komitmen lintas sektoral terkait pengelolaan lingkungan hidup di area madrasah. Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gowa dalam arahannya menegaskan bahwa program Madrasah Adiwiyata sangat selaras dengan program prioritas Kemenag menyangkut ekoteologi (teologi lingkungan).
"Kita harus mewujudkan madrasah yang hijau, sejuk, dan nyaman. Karena itu, kesadaran menanam pohon dan menjaga lingkungan harus mulai ditanamkan secara masif di lingkungan madrasah," tegas H. Jamaris Kepala Kantor Kemenag di hadapan para peserta.
Senada dengan arahan tersebut, pihak DLH Kabupaten Gowa Andi Abdul Aziz yang turut hadir menandatangani MoU menyatakan komitmennya dalam memberikan pendampingan. Pihak DLH menekankan bahwa memelihara kelestarian lingkungan bukanlah tugas sektoral semata, melainkan kewajiban bersama seluruh elemen masyarakat, tak terkecuali institusi pendidikan.
Selain membahas isu lingkungan, rapat ini juga menyoroti aspek manajerial kelembagaan. Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Ishak Ibrahim memberikan arahan tegas terkait pengelolaan administrasi madrasah di tahun 2026. Fokus pembinaannya meliputi penyesuaian regulasi terbaru terkait KMA Nomor 736 dan KMA Nomor 737 Tahun 2026.
Di samping itu, Kasi Penmad juga menginstruksikan seluruh kepala madrasah agar segera melakukan percepatan pelaporan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahap 1, sebagai syarat mutlak kelancaran persiapan pencairan dana BOS Tahap 2.
Keikutsertaan dalam kegiatan ini menjadi momentum penting bagi MAS Madani Alauddin untuk terus memacu peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kepedulian lingkungan. Integrasi antara tata kelola administrasi yang akuntabel dan lingkungan belajar yang asri diharapkan mampu mendukung pembentukan karakter peserta didik yang paripurna, selaras dengan cita-cita besar madrasah untuk melahirkan generasi yang Mulia dan Islami.
